Jumat, 05 Oktober 2012

Tentang CATUR


CATUR

Catur merupakan permainan mental yang mengandalkan strategi yang dilakukan oleh 2 orang. Setiap orang memiliki startegi yang berbeda-beda dalam melakukan gerak langkahnya. Catur juga dapat mengasah kemampuan otak, baik otak kiri dan otak kanan.
Sejarah Asal Usul Permainan Catur
            Permainan catur menurut pertama kali ditemukan di masyarakat Persia dan Arab. Kata "catur" itu sendiri berasal dari kata "chaturanga," yang dalam bahasa Sanskrit berarti "empat divisi ketentaraan."
            Catur kemudian menyebar ke seluruh dunia dengan pelbagai varian permainan sampai kemudian kita kenal seperti sekarang.
Permainan ini awalnya menyebar sampai ke Timur Jauh dan India dan menjadi salah satu pelajaran di keluarga kerajaan dan ningrat Persia. Pemuka agama Budha, pedagang yang lalu-lalang di Jalan Sutra mulai memperkenalkan papan catur untuk permainan ini.
            Chaturanga masuk ke Eropa melalui Kejaraan Byzantine Persia, dan menyebar ke Kekaisaran Arab. Pemeluk agama Islam kemudian membawa catur ke Afrika Utara, Sisilia, dan Spanyol pada abad ke-10.
Permainan ini kemudian menjadi populer di Eropa. Dan, pada akhir abad 15, permainan ini lolos dari daftar permainan yang dilarang Gereja. Pada abad modern mulai lahir buku-buku referensi catur, kemudian penggunaan jam catur, serta sejumlah aturan permainan dan pemain-pemain hebat.

Permainan Catur di Era Modern
Kompetisi catur mulai digelar tahun 1.834 dan tahun 1.851 Turnamen Catur London mulai mengenalkan pembatasan waktu bagi setiap pemain. alam catatan pertandingan seorang pemain terkandang menghabiskan waktu hingga berjam-jam untuk menganalisa satu langkah. Tapi di turnamen catur London seorang pecatur hanya diperbolehkan menghabiskan waktu 2 jam 20 menit untuk mengambil satu langkah.                                             
  Pada perkembangannya, mulai diperkenalkan catur cepat: catur 5 menit. Namun yang populer adalah aturan dua jam bagi setiap pecatur untuk melangkah sebanyak 30 kali. Pada varian akhir, seorang pemain yang gagal memenuhi kewajiban itu akan mendapat penalti.
            Di tahun 1.861 turnamen catur dengan pembatasan waktu mulai dimainkan di Bristol, Inggris. Alat waktu yang digunakan adalah jam pasir.                                

                       Jam catur modern dengan dua tombol lalu ditemukan untuk memudahkan permainan ini. Seorang pemain bisa menghentikan jarum jamnya saat ia selesai melangkah. Jam catur yang dilengkapi tanda –bendera jatuh-- bagi pemain yang melampaui batas waktu sudah mulai dikenal pada akhir abad 19.
Nilai-Nilai Positif Catur
Banyak sekali manfaat bermain catur, seperti meningkatkan kecerdasaan, meningkatkan kepercayaan diri, melatih disiplin  dan lain-lainnya. permainan catur sangat berguna sekali, khususnya untuk anak-anak yang dalam usia perkembangan. tentu untuk orang dewasa pun permainan ini juga mempunyai manfaat yang cukup besar.
ketika main catur seorang anak akan menganalisis, mengasah logika dan belajar mengambil keputusan yang konsisten yang ga bisa dirubah yang mana ilmu tersebut sangat berguna bagi kehidupannya dan ini jarang diajarkan di sekolah catur juga mengajarkan anak untuk berkompetisi, sehingga si anak nanti kalau besar secara mental telah terbiasa mengalami kompetisi, mengalami kemenangan/kesuksesan dan kekalahan/kegagalan dalam kehidupan. catur juga mengajarkan kepada anak untuk berpikir dan mempunyai visi ke depan serta mempunyai tujuan (goal) seperti halnya permainan catur yang menghendaki pemain untuk melakukan perencanaan/strategi untuk mencapai suatu tujuan dan kemenangan.
tak dapat dipungkiri bahwa catur bisa dipakai sebagai alat untuk meningkatkan konsentrasi, kecerdasan/IQ, daya nalar (logika), daya ingat dan kreatifitas. jadi meskipun si anak ini tidak berhasil menjadi atlit catur yang berprestasi, dia tetap untung dan dapat memetik manfaat dari catur ini. sayangnya, masih banyak yang menganggap bahwa kalo belajar catur di sekolah catur nantinya harus berprestasi dan menjadi juara catur. semestinya catur ini lebih baik dijadikan ALAT untuk keuntungan si anak, bukan semata-mata sebagai obyek untuk dikuasai dan memberikan prestasi catur yang cemerlang.
bagi anak-anak yang prestasi caturnya bagus, bisa mendapatkan keuntungan materi (hadiah, bonus, dll) dan juga bea siswa sehingga memberikan keuntungan ekonomi secara nyata kepada si anak dan orang tuanya. selain tidak lupa juga ada kebanggaan dari sekolah, daerah bahkan negaranya atas prestasinya yang membawa namanya. tidak jarang mereka ini bisa pergi ke berbagai daerah di tanah air, atau bahkan ke luar negeri dengan gratis.
catur secara tidak langsung juga mampu meningkatkan nilai akademik (utamanya pelajaran ilmu pasti seperti Matematika dan Ilmu Alam, Fisika, Kimia dan lain-lain). berdasarkan pengamatan dan pengalaman, ada cerita seorang anak SD kelas 2 sebelum belajar catur nilai matematika di sekolah hanya 6 atau 7 kadang 8. dan setelah belajar catur selama 6 bulan, nilai matematikanya meningkat pesat menjadi 8 atau 9 dan tidak jarang nilai 10 didapatnya. mungkin banyak pula teman-teman yang mengetahui cerita semacam ini atau bahkan keponakan atau anaknya mengalami sendiri.
dan juga catur bisa mencegah kenakalan anak-anak dan remaja dengan cara yang lebih menyenangkan. anak-anak dan remaja disibukkan dengan permainan catur, latihan catur, pertandingan catur sehingga pikiran si anak dapat dicegah dari kenakalan dan keliaran mereka dalam masa pekembangan yang labil dalam rangka mencari jati dirinya. anak-anak ini memang sukanya bermain khan dan suka seenaknya sendiri, jadi kalo tidak dilatih mentalnya mereka akan ngglonjom dan alat mental itu adalah permainan catur.??pada dasarnya masih banyak lagi filosofi yang bisa diambil dari permainancatur. yuk adik-adik kita dan anak-anak di sekitar kita diajari bermain catur, biar memberikan keuntungan moril dan logikal kepada si anak.
sumber : berbagai sumber



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

give your coment for progress us and thanks for your atention..!