Kamis, 18 Oktober 2012

Lesbianisme, Gaya Hidup atau Abnormalitas Seksual?


Judul : Lesbianisme, Gaya Hidup atau Abnormalitas Seksual?

Nama pengarang : Dita Cahya Pratiwi
 Tahun : 10 Maret 2012
 Tema : Penyimpangan Seksual di Indonesia
 Latar belakang :
Fenomena :
1.      Antara lain disebabkan karena wanita yang bersangkutan terlalu mudah jenuh terhadap relasi heteroseksualnya, misalnya suami atau kekasih prianya. Seorang yang lesbian tidak pernah merasakan orgasme. Penyebab yang lain adalah pengalaman traumatis terhadap seorang pria atau suami yang kejam, sehingga timbul rasa benci yang mendalam dan antipati terhadap setiap laki-laki. Kemudian ia lebih suka melakukan relasi seks dan hidup bercinta dengan seseorang wanita lain. Wanita lesbian menganggap relasi heteroseksual tidak bisa membuat dirinya bahagia, relasi seksnya dengan sesama wanita dianggap sebagai kompensasi dari rasa ketidakbahagiaannya tersebut.
2.      Penyimpangan seksual di Indonesia menjadi penyakit masyarakat yang sulit sekali diberantas dan di atasi.
Riset :
1.      Persoalan mental.
  2. kurangnya perhatian orang tua.
  3.kodisi Lingkungan.
  Motivasi Penelitian :
             Dengan penelitian ini mungkin kita dapat mengetahui dari apa sajakah faktor utama penyebab penyimpangan seksual di Indonesia khususnya Penyimpangan seksual lesbian yang dialami oleh kaum perempuan, agar kita dapat memberikan motivasi kepada pelaku penyimpangan untuk dapat lebih menemukan jati diri terhadap kondisi lingkunagn yang kurang memungkinkan ini, dan perlunya bimbingan psikologi pengembangan diri dari orang tua dan orang sekitar untuk memberikan motivasi pengarahan terhadap pelaku penyimpangan.
Masalah :
            Masalah yang dihadapi adalah kita sebagai generasi muda seringkali tidak peduli terhadap pelaku-pelaku penyimpangan seksual yaitu lesbian, sebenarnya tindakan tersebut tidak boleh diabaikan begitu saja, karena akan merusak generasi muda selanjutnya..
 Tujuan penelitian :
             Tujuan dari penelitian saya bahwa para kaum perempuan tersebut sangat rentan terhadap perilaku penyimpangan seksual, oleh karena itu saya hanya menungatkan para kaum wanita untuk lebih menjaga dan berhati-hati terhadap lingkungan karena hal tersebut sangat berpengaruh. Semoga masalah penyimpangan seksualitas baik lesbian maupun homoan dapat berkurang dan tidak menjadi momok yang menakutkan bagi kaum perempuan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

give your coment for progress us and thanks for your atention..!