Jumat, 11 Januari 2013

POTRET JALANAN




 Dipinggir jalan tepat di bawah terik matahari
     
Terlihat pria tua dengan tongkatnya   
  
Berjalan menyusuri ramainya kota Jakarta

Setapak demi setapak jalan ia lalui

Dan tak ada kata lelah

Lapar dan haus adalah menu utamanya

Berharap untuk mendapat sepeser uang

Tuk mendapat perlakuan yang tak sedap

Dicaci,dihina adalah hal yang biasa

Tak ada sedikit rasa kemanusiaan

Inilah Jakarta,

Kota penuh harapan

Yang terkubur bersama impian

Tak sedikit dari mereka yang bernasib sepertiku

Mereka bahkan seperti bekerja

yang ditempatkan dimana-mana

Kapan mereka termasuk aku

Dapat merasakan hidup layak

Tidak kelaparan, kehausan

Bahkan sampai tidur dikolong jembatan

Rasanya itu semua tak mungkin terjadi

Biar kujalani ini semua

Meski perih dan menyakitkan

Mungkin sudah takdirku

Tetapi aku bersyukur padamu TUHAN

Yang telah memberikan hidup padaku


By:Sudibya_OnePerson

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

give your coment for progress us and thanks for your atention..!