Selasa, 28 Juni 2011

MUSUH SAHABAT...

MUSUH SAHABAT...

Masih pantaskah kau disebut sahabat
saat ku terpuruk kau tak ada disini
saat ku kesepian kau malah menjauh
dimanakah dirimu yang dulu...

Masih pantaskah kau disebut sahabat
saat suka kau datang padaku
saat duka kau pergi menghilang
mungkin ini salahku telah memilihmu...

sahabat seperti apakah dirimu
yang kau mau hanyalah kesenangan
tanpa mau tahu kesedihanku
disini aku menyesal pernah mengenalmu...

lihatlah dirimu sekarang
kau bagitu bahagia disana
tanpa pernah menengok kebelakang
melihat sahabat lamamu yang terpuruk...

aku selalu mencoba mengerti kau
tapi bagaimana dengan dirimu
kau selalu ingin dimengerti,
tanpa pernah mengerti orang lain...

tenyata kau sudah berubah
dirimu bukanlah yang kukenal dulu
aku paham dengan hal itu
aku hanya ingin
jangan pernah hadir lagi dalam hidupku
apalagi disaat aku senang
aku akan selalu ingat hari ini untuk selamanya...

DALAM PENYESALAN...

lihatlah diriku...
aku terdiam disini menanti kebebasanku
diruang ini aku berharap ada sedikit kebahagiaan
kebahagiaan yang tertuang lewat sebuah senyuman

tapi semua itu hanya sebuah mimpi belaka
disini aku menderita, menjalani hari demi hari
tapi mau apa lagi, aku bukanlah mereka
merasa yang bebas berbuat karena kekuasaanya
mereka yang bebas berbuat karena keuangannya
tapi aku rela dan ikhlas, untuk menebus kesalahanku
walaupun semuanya kujalani dengan penuh duka dan pilu

lihatlah dirimu...
apapun yang kau lakukan seperti nyata
semuannya dapat terwujud tanpa terkecuali
bahkan yang tidak mungkin menjadi mungkin

itulah kehidupan didunia ini
semuanya tidak semudah yang kita bayangkan
kehidupan yang sesungguhnya adalah milik mereka
mereka yang memiliki segalannya...

SESUATU DALAM HIDUP...

Hidup tanpamu merupakan suatu kemunafikan
kau tercipta untuk mengangkat derajatku
tak ada yang lebih berarti darimu
karena kaulah yang utama saat ini

semua yang sulit dapat menjadi mudah
semuanya dapat diatasi dengan cepat
tak ada suatu pengecualiaan
karena kau adalah penggerak hidup

hidupku terjamin karena kehadiranmu
masalahku berlalu karena campur tanganmu
semuannya kuserahkan kepadamu
karena kau penolong dalam hidupku

aku akan selalu menghargaimu
ku ingin kau setia kepadaku sampai kapanpun
tak ada kata berpisah untuk kita
kecuali satu "KEMATIAN"

HANYA PENYESALAN YANG MENANTI...

Tak sanggup aku bila terus begini
Kesehariannku penuh dengan kekosongan
Entah kenapa hal tersebut bisa terjadi
Dalam keramaian aku masih merasa sepi
Dan Semua itu telah berubah
Dari kebahagiaan singkat menjadi momok yang menakutkan
Yang sama sekali kehadirannya tak kuharapkan.

Tak ingin aku seperti ini
Ini adalah bagian paling kelam hidupku
Semua yang kuinginkan menjauh
Menjauh dan sulit untuk kembali

Semuannya telah berlalu
Dan tak perlu disesali
Penyesalan tinggal penyesalan
Hanya rasa bersalah yang selalu datang
Datang di setiap malam dan pergi begitu saja

Masa laluku bagaikan sebuah ombak
Yang datang dan pergi begitu saja
Tanpa pernah pamit kepergiannya
Yang terus menghantui disetiap malam kelamku...

Sabtu, 25 Juni 2011

MOHON AMPUN...

Hamba sadar karena bukan siapa-siapa
Hamba pasrah karena sudah digariskan
Hamba yakin karena hamba percaya
Semua itu hamba lakukan karena saya hamba Allah.

Hamba tau karena hamba salah
Hamba ikhlas karena hamba ingin
Hamba ada karena hamba sabar
Semua itu hamba lakukan karena saya hamba Allah.

Ya Allah hamba tau hamba salah
berikanlah pengampunanmu kepadaku
sesungguhnya hamba manusia yang penuh dengan dosa
tak pantas masuk surga dan tak sanggup kenerakamu Ya Allah.

KEKECEWAANKU BERUJUNG LUKA...

Sungguh betapa kecewannya hati ini kepadamu
Semua yang pernah kita jalin seperti lenyap
Tak sepercik pun bekas yang membuat hati ini tersenyum
Rasannya hati ini seperti membeku dan kaku bagai batu.

Apa yang kau mau selalu kuberikan
Apa yang kau inginkan selalu kuturuti
Tapi apa...?
Kau membuat hati ini selalu menangis
Mengingat perilaku tak biasannya pada dirimu
Aku sadar, aku bukan siapa-siapa
Tapi apakah salah, bila aku menginginkan kau yang seperti dulu
Kau yang baik, lemah lembut, anggun dan tak arogan seperti saat ini
Sikapmu sungguh berbanding terbalik saat pertrama kali kita kenal.

Hanya ini yang bisa kulakukan untuk melampiaskan kekecewaanku
Semua kutuangkan dalam sepenggal puisi yang kiranya tak ada artinya untukmu
Memang semuannya sudah terjadi, dan tak perlu disesali
Sebenarnya ingin sekali mengungkapkan semua uneg-uneg tentang dirimu,
Tapi hati ini tak sanggup rasannya, tak mampu tuk mengungkapkannya.

Semoga penyesalanku yang sekarang tak terjadi dimasa depan
Sungguh memiriskan hati bila sampai terulang untuk yang kedua kalinnya
Semua yang terjadi baik buruk atau tidak perlu kita sadari
Bahwa semuannya itu sudah merupakan rencana yang diatas.

WANITA DENGAN SERIBU TUJUAN...

Tatapanmu matamu sungguh tajam
bagai elang yang sedang terbang
Apa yang kau lihat seperti suatu target
Yang didalamnya terdapat sebuah misi
Dengan penuh maksud dan tujuan yang jelas.

Perkataanmu sungguh sangat mengingatkan walaupun hanya sekilas
Rayuanmu sungguh sangat mematikan walaupun hanya sekedar
Dirimu sungguh labil, mudah berubah tak sesuai dengan kata hatimu
Apakah dirimu termasuk orang yang munafik...?

Dalam senyummu terdapat berbagai kemauan
Kemauan yang harus tercapai untuk memuluskan tujuanmu
Tapi ingat semua itu tidaklah mudah
Karena kebaikan selalu lebih baik dari keburukan